Kapuk (Ceiba petandra Linn)

by azifah an'amillah

Deskripsi Tinggi mencapai 60 m. Akar tersebar secara horizontal. Diameter batang mencapai 200-240 cm. Daun alternate dengan 5–9–15 leaflets, obovate-elliptical, (3.5–5–21cm × (1–)2–6.5cm, pangkal cuneate, ujung acuminate, entire atau kadang sedikit bergigi ditepi. Bunga kalikscampanulate, 9–15mm × 11–14mm, lobus membundar hampir acute, dalamnya berambut, petal menyatu pada pangkal, pink- creamy-yellow or white. Buah pendulous, oblong-ellipsoid kapsul 7.5–30(–60) cm × 3–15cm, membentuk 5 katup (‘shells’), terdapat banyak biji. Biji hampir bulat, diameter 4–6 mm, berbulu, coklat gelap atau hitam, menempel pada serat yang biasa disebut serat kapuk[2].

Organ Beracun Daun mengandung jenis kimia alkaloids, flavonoids, glycosides, saponins, tannins dan terpenoids[3]. Ekstrak methanolic pada batang mampu mematikan (LD50) dengan dosis lebih dari 5000mg/kg[6]. Bungkil biji kapuk yang mengandung siklopropinoid[9].

Kandungan Fitokimia Analisis fitokimia Ceiba pentandra menunjukkan adanya komponen aktif  alkaloids, flavonoids, glycosides, saponins, tannins and terpenoids. Beberapa zat tersebut menyebabkan anti-nutrien seperti phenols (99.64±0.153mg/g), tannins (5.32±0.197mg/g), fitat (0.35±0.043mg/g), oxalates (0.086±0.023mg/g), cyanogenic glycoside (0.045±0.007mg/g) yang akan mengurangi dalam mencerna makanan. Asam tanin dapat mengurangi keefektifan pada enzim pencernaan[3]. Siklopropinoid bersifat dapat mengganggu sistem metabolisme tubuh unggas. Fitat menyebabkan saluran pencernaan tidak memiliki efek yang cukup besar pada penyerapan kalsium dan asam besi. Oksalat menyebabkan ternak sulit bernafas, terjadi depresi, sakit, koma dan kemudian mati.[9].

Manfaat Tumbuhan ini mampu menyembuhkan bronchitis, diabetics, diarrhoea, dysentery, penyakit kulit, arthritis, sakit mata, demam, gigitan serangga, diabetes, hypertension, headache, dizziness, constipation, mental diseases, fever, peptic ulcer dan leprosy[2]. Ekstrak batang dengan dosis 1000mg/kg dapat menjadi obat antidiarrhoeal[6]. Di Nigeria daun dimasak dalam bentuk saus bubur untuk pencahar. Rebusan kulit untuk kesuburan. Benih mengandung minyak digunakan sebagai minyak nabati di beberapa bagian negara[8]. Serat kapuk dapat digunakan sebagai sensor logam sehingga mampu menjadi parameter kualitas air[5]. Diproduksi Madu Randu yang telah diketahui mempunyai khasiat sangat baik bagi kesehatan[7]. Mempercepat pertumbuhan rambut dan mencegah kerontokan[1]. Pengganti bahan bakar dan bahan baku peledak[4].

Referensi
[1]
Achmad., et al. 1990. Flavonoid dan Fitomedika, Kegunaan dan Prospek, Phyto-Medika. Jakarta
[2]Elumalai., et al. 2012. A Review on Ceiba pentandra and its medicinal features. Asian J. Pharm 2 (3): 83-86
[3]Enechi., et al. 2013. Evaluation Of The Antinutrient Levels Of Ceiba Pentandra Leaves. International Journal of Research and Reviews in Pharmacy and Applied science 3 (3): 394-400
[4]Erlangga., et al. 2012. Pembuatan Nitroselulosa dari Kapas (Gossypium Sp.) dan Kapuk (Ceiba Pentandra) Melalui Reaksi Nitrasi. Jurnal Teknik Pomits 1 (1):1-6
[5]Mojica., et al. 2002. Fiber Of Kapok (Ceiba Pentandra) As Component Of a Metal Sensor For Lead In Water Samples. Philippine Journal of Crop Science 27(2): 37-42
[6]Njinga., et al. 2009. Phytochemical And Antidiarrhoeal Studies Of  The Stem Bark Of Ceiba Pentandra (Bombacaceae). Nigerian Journal of Pharmaceutical Sciences 8 (1): 143-148
[7]Parwata., et al. 2010. Aktivitas Antiradikal Bebas Serta Kadar Beta Karoten Pada Madu Randu (Ceiba Pentandra) Dan Madu Kelengkeng (Nephelium Longata l.). Jurnal Kimia 4 (1): 54-62