dan Saya Otot Jantung

by azifah an'amillah

Sahabat saya sebelumnya:
1. Otot Rangka
2. Otot Polos
dan saya Otot Jantung yang sangat spesial dan supersekali.

C. Otot Jantung-Cardiac Muscle
Saya berbentuk serabut bercabang– membentuk lurik dan berkas terang dan gelap seperti sahabat saya “otot rangka”. Memiliki 1 inti yg berada di tengah. Disebut myosit atau kardiosit – lebih pendek dan bercabang (anastomosis). Dipersarafi oleh saraf otonom (involunter). Hanya ada di jantung. Memiliki dikus interkalar – batas antar serabut otot jantung. Awal kontraksi lambat, tdk mengalami tetani, & tahan thd kelelahan.

jantung

Terdapat 2 tipe sel penyusun jantung
1. Sel autoritmik – menghasilkan dan konduksi potensial aksi, tdd:
– Sel- pacemeker –> memicu kontraksi –->di nodus sinoatrial dan nodus atrioventrikular
– Serabut konduksi –> sel Purkinje –> meneruskan potensial aksi
2. Sel kontraktil –> menghasilkan daya kontraksi

Otot jantung memiliki Diskus interkalaris, yaitu pembatas antar sarkomer.
otot jantung
Cardiac Muscle
p400x
*isotropik dan isotropik tidak terlihat jelas

diskus interkalaris

Kesimpulannya:
Garis terang gelap (isotropik-anisotropik) pada otot rangka dan jantung disebabkan karena mkrofilamen (aktin-myosin) saling tindih. Sehingga aktin(terang) dan myosin(gelap), bagian yang tertindih(tumpuk) terciptalah garis gelap dan yang tidak, terciptalah garis terang.

Walaupun kami berbeda, tapi kami saling memiliki kesamaan. Karena kami bersahabat😀

Otot Rangka:
– inti perifer
– bentuk serabut memanjang
– Aktivitas kerja cepat dan kuat, tapi tidak terus menerus
– volunter (kontraksi sadar)
– ada anisotropik-isotropik
– diinduksi oleh syaraf

Otot Polos:
– inti di tengah
– bentuk fusi formis – seperti gelondong
– aktivitas kerja lemah dan lambat
– involunter
– tidak ada isotropik dan anisotropik
– tidak diinduksi oleh syaraf, adanya varicosities

Otot Jantung:
– inti di tengah
– bentuk serabut bercabang
– aktivitas kerja cepat dan kuat
– involunter
– ada isotropik dan anisotropik
– diinduksi oleh syaraf
– adanya diskus interkalaris

Sumber:

bu madhiha

Daftar Pustaka:
Mescher, AL : Junqueira’s Basic Histology: Text and Atlas 12th Edition: http://accessmedia.com